Dunia Digital

Sora Dihentikan OpenAI Baru Rilis 6 Bulan

Perjalanan Singkat yang Mengejutkan

OpenAI resmi menghentikan aplikasi video berbasis kecerdasan buatan bernama Sora. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat aplikasi tersebut baru berjalan sekitar enam bulan sejak peluncurannya.

Dalam pernyataan resminya, OpenAI tidak menjelaskan alasan di balik penghentian layanan tersebut. Informasi mengenai jadwal penutupan penuh juga belum diumumkan secara rinci. Meski begitu, pengguna diminta untuk menunggu pembaruan terkait penyimpanan karya serta akses ke layanan API.

Pengumuman ini disampaikan secara langsung melalui media sosial, sekaligus menjadi ucapan terima kasih kepada komunitas kreator yang telah memanfaatkan platform tersebut. Banyak karya telah dihasilkan selama masa singkat operasionalnya.

Sora: Perpaduan AI dan Media Sosial

Sora hadir sebagai aplikasi yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan konsep media sosial mirip TikTok. Pengguna dapat membuat video menggunakan AI, mengedit ulang karya orang lain, hingga membagikannya ke feed publik.

Konsep ini sempat menarik perhatian besar di awal peluncuran. Dalam waktu singkat, aplikasi ini berhasil menembus daftar teratas di App Store. Antusiasme pengguna pun meningkat drastis, terutama dari kalangan kreator digital yang ingin bereksperimen dengan teknologi baru.

Namun, popularitas tersebut ternyata tidak bertahan lama. Penurunan jumlah unduhan mulai terlihat hanya beberapa bulan setelah peluncuran. Ini menunjukkan aplikasi gagal mempertahankan pertumbuhan secara konsisten.

Penurunan Pengguna dan Tantangan Besar

Data menunjukkan bahwa unduhan Sora sempat mencapai lebih dari tiga juta pada puncaknya di November 2025. Namun, angka tersebut kemudian turun drastis menjadi sekitar satu juta unduhan pada Februari 2026.

Performa Sora jauh di belakang ChatGPT, layanan OpenAI dengan ratusan juta pengguna aktif mingguan. Sulit mempertahankan minat pengguna kemungkinan menjadi faktor di balik keputusan ini.

Selain itu, persaingan di industri video pendek dan AI juga semakin ketat. Banyak platform lain menawarkan fitur serupa dengan pendekatan yang lebih matang. Kondisi ini membuat posisi Sora semakin sulit untuk berkembang.

Dampak pada Kolaborasi dan Masa Depan AI Video

Disney bergerak untuk memasukkan karakter ikonik ke Sora lewat kerja sama dengan OpenAI, namun penghentian aplikasi menghentikan semua langkah tersebut.

Meski begitu, OpenAI menegaskan bahwa mereka tidak sepenuhnya meninggalkan teknologi video AI. Model Sora 2 masih tersedia, namun kini aksesnya eksklusif bagi pengguna berbayar.

Perusahaan mengarahkan ulang strateginya ke fokus spesifik, terus mengembangkan teknologi, dan menyesuaikan platform distribusi.

Pada akhirnya, kisah Sora menunjukkan bagaimana inovasi digital bisa berkembang pesat, namun juga bisa berhenti seketika. Industri AI terus bergerak dinamis, dan hanya produk yang mampu beradaptasi yang akan bertahan dalam jangka panjang. Baca berita lain di sini.

 

admin1

Recent Posts

Bos ChatGPT Dipuja Bak Dewa AI Tapi Realitanya…

Nama Sam Altman dikenal luas sebagai sosok di balik kesuksesan ChatGPT. Sebagai CEO OpenAI, ia…

4 hari ago

Iran Ancam Hancurkan Pusat Data OpenAI di Abu Dhabi

Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman terhadap fasilitas teknologi milik Amerika Serikat di…

7 hari ago

Akamai Pakai AI untuk Permudah Pengaturan Keamanan Jaringan

Perusahaan infrastruktur internet Akamai menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) pada layanan Guardicore Segmentation.…

1 minggu ago

Google Tingkatkan Keamanan Workspace dengan Teknologi AI

Ancaman ransomware kini menjadi salah satu risiko terbesar dalam dunia digital, terutama ketika dikombinasikan dengan…

2 minggu ago

Kacamata AI Jadi Senjata Baru Siswa untuk Nyontek

Teknologi Pintar yang Disalahgunakan Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini menghadirkan inovasi baru dalam bentuk kacamata…

2 minggu ago

Viral Jenderal Iran Naik Skateboard Hasil AI

Video Aneh yang Langsung Meledak di Media Sosial Sebuah video pendek tiba-tiba viral di berbagai…

3 minggu ago