Xiaomi Siapkan Mi Chat, Penantang Baru ChatGPT dan Google Gemini
Xiaomi kian agresif memperluas kiprahnya di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Raksasa teknologi asal China ini dilaporkan tengah menyiapkan chatbot AI bernama Mi Chat, yang diproyeksikan menjadi pesaing langsung ChatGPT milik OpenAI dan Gemini buatan Google. Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun tipster WeChat, Du Jia, yang menyebut versi awal Mi Chat telah rampung dan kini memasuki tahap persiapan menuju peluncuran resmi.
Mi Chat dirancang sebagai asisten tanya-jawab cerdas yang terintegrasi penuh dengan Xiaomi HyperOS. Kehadirannya tidak terbatas pada smartphone, tetapi juga merambah perangkat rumah pintar, wearable, hingga kendaraan listrik Xiaomi SU7. Integrasi ini diharapkan menghadirkan pengalaman AI yang konsisten dan kontekstual di seluruh ekosistem Xiaomi.
Dalam beberapa bulan terakhir, Xiaomi meningkatkan investasi AI secara signifikan. Partner sekaligus Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, menegaskan bahwa AI kini menjadi prioritas utama dalam strategi jangka panjang perusahaan. Ia menyebut pengembangan model AI internal Xiaomi menunjukkan progres yang melampaui ekspektasi awal.
Xiaomi memandang AI bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama yang menyatukan seluruh ekosistem perangkat. Visi “Human x Home x Vehicle” menjadi arah pengembangan, dengan AI berperan sebagai penghubung cerdas antara manusia, rumah, dan kendaraan. Dalam skema ini, Mi Chat diposisikan sebagai pusat kendali digital yang memahami konteks pengguna secara menyeluruh.
Mi Chat menggunakan model bahasa internal Xiaomi, MiMo-7B-RL, yang menawarkan kemampuan reasoning tingkat lanjut untuk menganalisis masalah sebelum menjawab.
MiMo-7B-RL juga mendukung penulisan kode, pemecahan masalah kompleks, serta penyusunan respons yang detail. Pengembangan ini dipimpin Luo Fuli, peneliti AI yang sebelumnya bergabung dengan DeepSeek, kreator model reasoning DeepSeek R1.
Xiaomi memposisikan Mi Chat sebagai “otak” ekosistem HyperOS. Chatbot ini memungkinkan percakapan kontekstual real-time, mengontrol perangkat rumah pintar, mengelola kendaraan listrik, serta meningkatkan produktivitas lewat penjadwalan dan peringkasan informasi.
Integrasi lintas perangkat inilah yang menjadi pembeda utama Mi Chat dibanding chatbot AI lain yang masih berfokus pada interaksi berbasis teks.
Meski masih sebatas bocoran, Xiaomi dijadwalkan mengungkap detail resmi Mi Chat dalam ajang Human x Car x Home Ecosystem Partner Conference 2025 di Beijing pada 17 Desember. Pada acara tersebut, Lu Weibing bersama Luo Fuli diperkirakan akan memaparkan strategi AI Xiaomi sekaligus menegaskan posisi Mi Chat sebagai penantang serius ChatGPT dan Google Gemini. Baca berita lain disini.
Nama Sam Altman dikenal luas sebagai sosok di balik kesuksesan ChatGPT. Sebagai CEO OpenAI, ia…
Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman terhadap fasilitas teknologi milik Amerika Serikat di…
Perusahaan infrastruktur internet Akamai menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) pada layanan Guardicore Segmentation.…
Ancaman ransomware kini menjadi salah satu risiko terbesar dalam dunia digital, terutama ketika dikombinasikan dengan…
Teknologi Pintar yang Disalahgunakan Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini menghadirkan inovasi baru dalam bentuk kacamata…
Video Aneh yang Langsung Meledak di Media Sosial Sebuah video pendek tiba-tiba viral di berbagai…